sepatu lari

Memilih Ukuran Sepatu Lari yang Tepat Demi Kesehatan Kaki

Posted by

Memilih Ukuran Sepatu Lari yang Tepat Demi Kesehatan Kaki – Saat ini ada bermacam-macam jenis sepatu dengan berbagai model dan desain yang menyesuaikan dengan kebutuhan. Tapi jangan sampai kamu salah dalam memilih sepatu ya. Karena kalo kamu memilih sepatu hanya karna bagus tapi tidak sesuai dengan kebutuhan dan ukurannya tidak tepat justru akan berbahaya pada kaki dan bisa berujung cidera. Nah cidera pada kaki sendiri ada bermacam-macam seperti tendinitis Achilles, sakit pada tumit, retak, lecet, pergeseran tulang, plantar fasciitis dan lain-lain. Wah cukup serius juga ya, kenapa bisa begitu? Karena perlu diingat bahwa sepatu lari memiliki fungsi yang spesifik dan tidak hanya tentang model dan tampilannya saja.

sepatu lari
ilustrasi : moreclaremore.com

Ada banyak sekali jenis sepatu lari yang dijual di pasaran karena masing-masing orang memiliki bentuk kaki yang unik serta cara berjalan yang berbeda juga. Menurut Phil Anthony manajer label sepatu 361 USA, ukuran sepatu yang tepat bukan sekedar berapa sentimeter ukuran dari jari sampai tumit atau lebar telapak kaki. Untuk memilih sepatu lari yang tepat juga perlu memperhatikan posisi kaki agar fit dan terasa nyaman ketika kaki masuk dalam sepatu selain itu pada bagian samping dan setiap lekukan pada kaki bisa pas tanpa ada yang terasa mengganjal. Nah, sekarang akan kita bahas lebih lanjut tentang apa saja yang perlu diperhatikan dalam memilih sepatu lari. Dan berikut ini adalah beberapa yang perlu kamu hindari

1. Sepatu tidak bisa dilepas tanpa membuka semua tali pada sepatu. Jadi kalo kamu harus membuka semua tali saat membuka sepatu, sebaiknya kamu bisa coba mencari ukuran sepatu yang sedikit longgar atau yang sesuai dengan bentuk kaki kamu. Karena sepatu yang ukurannya ideal adalah sepatu yang bisa kita lepas tanpa membuka semua talinya atau hanya melonggarkannya saja.

2. Terasa licin pada bagian dalam sepatu sehingga tumit terasa seperti tergelincir ketika melewati jalan yang menanjak atau turunan. Hal ini bisa terjadi karena mungkin ukuran sepatu kamu terlalu besar atau terlalu panjang, sebaiknya kamu pastikan untuk mengikat atau memasang tali sepatu kamu sampai pada ujung paling atas. Setelah itu kencangkan ikatannya agar terhindar dari selip. Sepatu yang ideal akan tetap nyaman ketika dipakai meskipun tumit sedikit pergeseran pada tumit tetapi tidak berkali-kali berkgeser karena terlalu longgar dan tidak stuck atau terjepit sehingga terasa sesak pada kaki.

3. Kaki menjadi memar, bengkak atau melepuh setelah kamu berlari menggunakan sepatu lari yang tidak cocok dengan kaki kamu. Kalo setelah kamu pakai untuk lari kemudian kaki kamu memar, mengelupas, bengkak atau bahkan melepuh bisa jadi ukuran sepatu kamu kurang pas atau kurang cocok dengan bentuk kaki kamu. Sepatu yang terlalu longgar akan membuat pergeseran pada kaki sehingga sering terjadi gesekan pada kulit yang menyebabkan kulit terkelupas. Namun jika sepatu terlalu sempit juga bisa membuat kaki jadi memar, maka perlu ada sedikit rongga agar kaki bisa bernafas. Pada bagian jari kaki juga harus bisa bebas bergerak dan tidak tertekuk.

BACA JUGA : Sepatu Olahraga Wanita, Ini 10 Rekomendasi Sepatu Olahraga Wanita Terbaru

4 Merasakan sakit pada telapak kaki atau terasa tegang pada bagian betis jika menggunakan sepatu lari yang ukurannya tidak sesuai. Maka dari itu pastikanlah untuk mengukur kaki kamu dengan tepat sebelum membeli sepatu lari dan pada saat mencoba memakai sepatu pastikan kamu bisa menapakan kaki kamu dengan nyaman. Pastikan juga kamu bisa melangkah dan bergerak dengan leluasa saat menggunakan sepatu lari tersebut.

5. Terasa tegang atau mati rasa pada bagian atas kaki. Kalo kamu merasakan hal demikian kemungkinan sepatu lari yang kamu pakai terlalu sempit. Usahakan saat memakai sepatu lari, tidak kesempitan pada bagian atas sampai terasa mencekik. Karena jika terlalu sempit akan menghambat aliran darah sehingga membuat punggung kaki menjadi tegang sampai mati rasa.

6. Jari membengkak karena sepatu lari terlalu sempit. Kalo kamu merasakan pangkal jari kelingking saling menempel atau terjepit di dalam sepatu, mungkin bagian ujung sepatu kamu terlalu sempit. Kamu juga harus mempertimbangkan ukuran sepatu pada bagian depan supaya jari-jari kaki kamu bisa bergerak satu per satu dengan bebas.

7. Saat memakai sepatu lari jari-jari kamu terasa panas. Keadaan seperti ini biasanya dinamakan hot foot syndrome dimana kaki terasa panas seperti terbakar. Hal ini bisa terjadi karena ukuran sepatu yang terlalu sempit sehingga tidak memungkinkan kaki untuk bernafas.

BACA JUGA : Harga Sepatu Sneakers yang Dipakai Pak Jokowi

8. Terasa nyeri atau terasa ditusuk pada bagian lutut terutama saat lewat jalan turunan. Kalo kamu mengalaminya, hal ini disebut IT Band Syndrome. Ini terjadi karena adanya peradangan pada tendon dan ada banyak penyebabnya yang salah satunya adalah pemakaian sepatu yang tidak cocok yang membuat gerakan kaki menjadi tidak alami.

9. Terjadi Fraktur Stress yang menyebabkan rasa nyeri yang biasanya dialami setelah berlari beberapa kilometer. Kesalahan dalam memilih sepatu lari yang tidak cocok juga menjadi salah satu penyebabnya karena kaki yang terlalu banyak bergerak, namun tidak didukung dengan ukuran sepatu yang sesuai sehingga pergerakan kaki menjadi tidak bebas. Pada kaki yang terjadi stress akan menyebabkan retakan pada tulang yang berakibat pada Fraktur Stress.

Nah, demikianlah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih sepatu lari yang cocok untuk ukuran kaki kamu. Pastikan kamu menemukan ukuran sepatu lari yang cocok untuk menemani aktivitas olahraga lari kamu ya.

Incoming search terms:

  • Ukuran sepatu lari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *